Denpasar Ajukan Kapten Japa Pahlawan Nasional

6 hours ago 4

tugu pahlawan

Bali Tribune / TUGU PAHLAWAN - Tugu Pahlawan Kapten Japa di Bundaran Renon Denpasar.

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar tengah melengkapi berbagai dokumen administrasi guna mengajukan gelar Pahlawan Nasional bagi Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa. Langkah awal pemenuhan syarat mutlak tersebut diwujudkan melalui penyusunan buku biografi sejarah serta persiapan rangkaian seminar ilmiah.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, menjelaskan bahwa seluruh proses pengajuan ditargetkan rampung agar bisa diserahkan ke Kementerian Sosial pada tahun depan. Langkah terukur ini diambil untuk meminimalisasi potensi penolakan akibat berkas yang tidak lengkap.

"Draf SK Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) sudah ada. Saat ini buku sejarahnya sedang diproses, yang kemudian akan diikuti dengan seminar kepahlawanan tingkat lokal serta seminar nasional guna menjaring opini publik," ujar Laxmy.

Apresiasi terhadap mendiang Kapten Japa diberikan atas dedikasi luar biasanya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia di tanah fajar Bali. Rekam jejak sejarah mencatat, perwira muda ini gugur dalam peristiwa heroik Serangan Umum Kota Denpasar pada 11 April 1946 dalam usia yang masih sangat belia, yakni 21 tahun.

Pejuang kelahiran Griya Punia Jati pada 3 April 1925 ini memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di HIS dan MULO Malang. Ketika Perang Pasifik pecah, ia memilih pulang ke Bali untuk mengangkat senjata. Saat takdir menjemputnya di medan laga, Kapten Japa meninggalkan seorang istri, Jero Wati, yang tengah mengandung delapan bulan.

Tokoh perwira legendaris ini merupakan kakak kandung dari mantan Gubernur Bali, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus paman dari mantan Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Guna merawat ingatan kolektif masyarakat atas jasanya, nama Kapten Japa kini telah diabadikan sebagai nama jalan utama dan monumen di kawasan bundaran Niti Mandala Renon. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan