SHNet, Jakarta – Brawijaya Hospital kembali membumikan empat layanan unggulan berbasis Center of Excellence (CoE) sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif, modern, dan berstandar internasional bagi masyarakat Indonesia.
Empat pusat layanan unggulan tersebut adalah BraveHeart Center, Orthopedic Center Brawijaya, Jakarta Gynecology Center (JGC), dan Benih IVF Center, digaungkan Brawijaya Hospital bersamaan dengan digelarnya acara Patner Gathering, pada Kamis, (11/6) di Jakarta.
Empat Center of Excellence tersebut menjadi langkah strategis Brawijaya Hospital dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialistik yang semakin kompleks melalui pendekatan pelayanan terintegrasi, pemanfaatan teknologi modern, serta dukungan tim medis multidisiplin yang berpengalaman.
Tokoh nasional Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan apresiasinya terhadap hadirnya berbagai layanan unggulan tersebut.
“Saya senang melihat Brawijaya Hospital menghadirkan berbagai layanan unggulan melalui Center of Excellence untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia. Mulai dari BraveHeart Center, Orthopedic Center, Jakarta Gynecology Center, hingga Benih In Vitro Fertilization (IVF). Semuanya didukung oleh dokter berpengalaman, teknologi modern, dan pelayanan yang mengutamakan kenyamanan pasien. Be brave, be safe, and be loved,” ujarnya di tempat terpisah.
Center of Excellence atau layanan unggulan ini juga menjadi bagian dari upaya Brawijaya Hospital Group untuk memperkuat kualitas layanan kesehatan nasional sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengurangi jumlah masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri.
Chief Commercial Officer (CCO) Brawijaya Hospital, drg. Hestiningsih, S.E., M.A.R.S. menegaskan bahwa kualitas tenaga medis dan teknologi kesehatan yang tersedia di Indonesia saat ini mampu bersaing dengan negara-negara tujuan medical tourism lainnya.
“Brawijaya Hospital memiliki dokter dengan kapasitas dan kapabilitas yang sama, bahkan lebih baik, dan juga teknologinya pun kita tidak kalah,” ujar Hesti saat ditemui disela acara.
Menurutnya, seluruh kebutuhan layanan kesehatan pasien sebenarnya dapat ditangani di dalam negeri dengan standar yang tinggi dan didukung oleh tenaga medis yang kompeten.
BraveHeart Center Jawab Tantangan Penyakit Jantung di Indonesia
Salah satu layanan yang menjadi sorotan adalah BraveHeart Center, pusat layanan jantung yang hadir untuk menjawab tingginya angka penyakit kardiovaskular di Indonesia. Penyakit jantung hingga saat ini masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Tanah Air sehingga diperlukan layanan yang mampu memberikan penanganan menyeluruh mulai dari pencegahan hingga rehabilitasi.
BraveHeart Center menghadirkan layanan komprehensif yang meliputi pencegahan, deteksi dini, intervensi jantung, bedah jantung, hingga rehabilitasi kardiovaskular. Seluruh layanan didukung oleh tim multidisiplin dengan teknologi terkini guna memastikan pasien memperoleh penanganan yang cepat, tepat, dan terintegrasi.
Salah satu keunggulan layanan ini adalah Minimal Invasive Cardiac Surgery (MICS) atau operasi jantung minimal invasif. Teknik ini memungkinkan tindakan dilakukan melalui sayatan yang lebih kecil dibandingkan operasi konvensional sehingga nyeri pascaoperasi lebih minimal, masa rawat lebih singkat, pemulihan lebih cepat, dan pasien dapat kembali beraktivitas dalam waktu yang lebih singkat.
BraveHeart Center diperkuat oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah terkemuka, Dr. dr. M. Yamin, Sp.JP(K), Sp.PD, FACC, FSCAI, FAPHRS, FHRS, yang memiliki kompetensi sebagai konsultan intervensi jantung dan aritmia.
Dalam kesempatan itu, dr. Yamin menjelaskan bahwa meningkatnya kasus penyakit jantung pada usia produktif dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko seperti merokok, hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, kurang aktivitas fisik, dan stres. Karena itu, masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Ke depan, BraveHeart Center menargetkan diri menjadi pusat layanan jantung unggulan yang terpercaya dan berstandar internasional melalui pengembangan layanan kardiovaskular modern, inovasi teknologi, serta pelayanan yang berfokus pada keselamatan dan kualitas hidup pasien,” ucapnya.
Orthopedic Center Brawijaya Hadirkan Layanan Muskuloskeletal Terintegrasi
Selain layanan jantung, Brawijaya Hospital juga menghadirkan Orthopedic Center Brawijaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan sistem gerak yang semakin berkembang.
Center of Excellence ini menawarkan layanan ortopedi yang komprehensif dan terintegrasi mulai dari diagnosis, tindakan medis, hingga rehabilitasi. Orthopedic Center didukung oleh tim dokter ortopedi subspesialis yang lengkap, teknologi medis terkini, fasilitas operasi modern, serta layanan rehabilitasi yang terintegrasi.
Salah satu dokter yang memperkuat layanan ini adalah dr. Nicko Perdana Hardiansyah, Sp.OT, Subsp.OTB, dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi yang berpengalaman menangani berbagai kasus muskuloskeletal.
Orthopedic Center menangani berbagai kasus mulai dari cedera olahraga, trauma dan patah tulang, gangguan sendi, gangguan tulang belakang, kelainan tangan dan ekstremitas atas, hingga penyakit degeneratif yang memengaruhi fungsi gerak dan kualitas hidup pasien.
“Perkembangan teknologi ortopedi saat ini memungkinkan diagnosis yang lebih akurat dan tindakan yang lebih presisi. Berbagai teknik modern, termasuk prosedur minimal invasif pada kasus tertentu, mampu mengurangi nyeri pasca tindakan, mempercepat pemulihan, dan membantu pasien kembali beraktivitas lebih cepat,” jelas dr. Nicko.
Melalui layanan ini, Brawijaya Hospital berharap dapat membantu masyarakat Indonesia tetap aktif, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik melalui kesehatan sistem gerak yang optimal.
Jakarta Gynecology Center Dukung Kesehatan Perempuan di Setiap Tahap Kehidupan
Berlokasi di Brawijaya Hospital Antasari, Jakarta Gynecology Center (JGC) hadir dengan konsep Comprehensive Woman’s Care Beyond Cure. Konsep ini menekankan bahwa layanan kesehatan wanita tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pencegahan, deteksi dini, serta pendampingan kesehatan reproduksi di setiap tahap kehidupan.
Keunggulan utama JGC terletak pada pendekatan Multidisciplinary Team (MDT), di mana berbagai dokter spesialis dan subspesialis bekerja secara terintegrasi untuk menentukan penanganan terbaik bagi pasien.
JGC menyediakan layanan lengkap mulai dari screening dan deteksi dini, konsultasi ginekologi, tindakan ginekologi, hingga prosedur minimal invasif seperti laparoskopi dan histeroskopi.
Layanan ini diperkuat oleh *dr. Med. Firman Santoso, Sp.OG, spesialis ginekologi onkologi dan laparoskopi tingkat lanjut* yang memiliki pengalaman dalam menangani berbagai kasus ginekologi kompleks.
Menurut dr. Firman banyak gangguan ginekologi tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan reproduksi wanita sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan terapi apabila ditemukan kelainan sejak dini.
Benih IVF Center Wujudkan Harapan Pasangan Memiliki Buah Hati
Center of Excellence lainnya yang diperkenalkan adalah Benih IVF Center, pusat fertilitas modern yang berlokasi di Brawijaya Hospital Antasari.
Benih IVF Center didukung oleh tim multidisiplin yang terdiri atas dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan fertilitas, dokter spesialis andrologi, urologi, psikolog, konselor laktasi, embriolog, serta tenaga kesehatan berpengalaman yang mendampingi pasangan selama menjalani program kehamilan.
dr. M. Haekal, Sp.OG.Subsp.FER, FICS, MIGS., adalah salah satu dokter ahli dan berpengalaman yang ada di Benih IVF Center Brawijaya Hospital.
Untuk memastikan kualitas layanan sesuai standar internasional, Benih IVF Center juga bekerja sama dengan Dr. Robert Fischer dari Jerman sebagai Medical Advisor.
Pusat fertilitas ini menghadirkan berbagai teknologi reproduksi modern seperti Intracytoplasmic Sperm Injection (ICSI), Time-Lapse Incubator, Laser Assisted Hatching, dan Microfluidic Technology untuk seleksi sperma.
Selain program bayi tabung (IVF), Benih IVF Center menyediakan berbagai layanan penunjang seperti Preimplantation Genetic Testing for Aneuploidy (PGT-A), Endometrial Receptivity Test, Embryo Glue, cryopreservation embrio dan sperma, hingga tindakan fertilitas pria seperti TESA, PESA, dan MESA.
“Setiap pasangan terlebih dahulu menjalani fertility screening dan evaluasi kesuburan yang komprehensif untuk menentukan program yang paling sesuai, mulai dari program hamil alami, inseminasi, hingga IVF,” ujar dr. Firman.
Dalam menangani infertilitas pria, termasuk kasus kompleks seperti azoospermia, Benih IVF Center didukung dokter spesialis andrologi berpengalaman dan teknologi reproduksi yang lengkap. Tingkat keberhasilan program IVF di pusat ini berada pada kisaran 40 hingga 50 persen, sejajar dengan pusat fertilitas berkualitas lainnya, meskipun keberhasilan tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor medis dan kondisi masing-masing pasien.
Didukung Teknologi Modern dan Ekspansi Jaringan
Dari sisi teknologi, Brawijaya Hospital telah mengoperasikan berbagai perangkat medis mutakhir, termasuk teknologi laparoskopi canggih dan MRI yang diperkuat kecerdasan buatan (AI), guna meningkatkan akurasi diagnosis dan efektivitas terapi.
Seiring penguatan layanan medis, Brawijaya Hospital Group juga tengah menjalankan strategi ekspansi untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas.
“Tahun ini memang kita berfokus pada pendalaman untuk menyiapkan pipeline tersebut, tapi di saat yang sama kita sedang melakukan beberapa pengembangan ekspansi di enam existing hospital kita. Kita sedang me-develop planning untuk lokasi yang sudah kita dapatkan. Jadi dari sisi kapasitas, pelayanan, dan juga akses, itu akan lebih banyak lagi untuk pasiennya,” pungkas Hesti.
Hesti menambahkan bahwa salah satu kekuatan Brawijaya Hospital terletak pada kualitas sumber daya manusianya. Saat ini jaringan rumah sakit tersebut didukung lebih dari 500 dokter spesialis, termasuk para ahli yang memiliki pengalaman praktik yang mumpuni.
“Perlu diingat juga bahwa patient journey itu selalu dimulai dengan screening, diagnosis, treatment, hingga recovery dan kontrol berikutnya, kami memastikan siap melayani semua kebutuhan pasien,” papar Hesti.
BraveHeart Center, Orthopedic Center Brawijaya, Jakarta Gynecology Center, dan Benih IVF Center, serta pengembangan jaringan rumah sakit yang berkelanjutan, Brawijaya Hospital mempertegas komitmennya menghadirkan layanan kesehatan unggulan yang menggabungkan keahlian medis, teknologi modern, dan pelayanan berorientasi pasien.
Dengan konsep Center of Excellence, Brawijaya Hospital berharap dapat menjadi mitra kesehatan terpercaya bagi masyarakat Indonesia, meningkatkan kualitas hidup pasien, sekaligus memperkuat kepercayaan publik. (Stevani Elisabeth)


















































