BNNP Bali Operasi Kawasan Rawan Narkoba

1 hour ago 2

operasi bnn

Bali Tribune / OPERASI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali saat melakukan operasi di salah satu tempat hiburan malam di kawasan pariwisata Tibubeneng, Kuta Utara, Kabupaten Badung, yang dianggap rawan narkoba.

balitribune.co.id I Badung - Sebagai bentuk pengawasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Bali, Minggu (26/7) dini hari Badan Narkoita Nasional Provinsi (BNNP) Bali melakukan operasi di kawasan pariwisata daerah Tibubeneng, Kuta Utara, yang merupakan daerah padat wisatawa WNA dan di seputaran Jalan Teuku Umar pusat Kota Denpasar.

Operasi ini dipimpin langsung Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol Dr. Putu Putera Sadana bersama Kabid Pemberantasan dan tim beserta Polres Badung dan Jajaran serta Imigrasi Ngurah Rai setelah sebelumnya dilakukan pemetaan dan pengumpulan informasi intelijen terkait aktivitas di seputaran wilayah tersebut.

Putera Sedana menyampaikan, operasi ini dilakukan secara humanis dengan tidak membuat keributan ataupun mengganggu kenyamanan dan aktivitas masyarakat dan wisatawan di daerah tersebut.

Berdasarkan hasil operasi di Tibubeneng, tim melakukan pemeriksaan secara sampling terhadap 13 orang. Selain itu BNN Provinsi Bali bekerja sama dengan Imigrasi Ngurah Rai juga melakukan pemeriksaan secara sampling izin tinggal para wisatawan asing di daerah tersebut dengan hasil belum ditemukan pelanggaran.

"Meskipun sebagai daerah pariwisata, kehadiran para wisatawan diharapkan tidak mengganggu keamanan dan ketertiban. Pariwisata di Bali harus berdampak bagi kesejahteraan masyarakat, bukan untuk  mengganggu kehadiran dan peran masyarakat Bali," ungkapnya.

Setelah melakukan operasi di Tibubeneng, Tim Bidang Pemberantasan BNNP Bali melanjutkan operasi dii daerah pusat kota denpasar di salah satu tempat hiburan malam yang masih beroperasi hingga pagi hari.

Selanjutnya, tim bidang pemberantasan BNNP Bali memeriksa pengunjung yang didominasi generasi muda. Berdasarkan hasil pemeriksaan urine secara sampling sebanyak 38 orang didapati hasil berupa 23 positif narkotika dengan 8 orang perempuan dan 15 orang laki-laki.

"Atas seluruh terperiksa yang hasil test urinenya positif tersebut, selanjutnya dilakukan asesmen dan pendalaman lebih lanjut di Kantor BNN Provinsi Bali," terangnya.

Upaya ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi dan menyelamatkan masyarakat dari ancaman bahaya narkotika untuk menjaga keamanan dan ketertiban Bali sebagai daerah pariwisata.

"Kami mengajak kepada masyarakat sekitar wilayahnya agar lebih aware dan peduli terhadap lingkungannya. Laporkan kepada pihak berwenang apabila ada aktivitas yang mencurigakan yang dapat menggangu keamanan dan ketertiban," imbuhnya. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan