Atasi Kemacetan di Gilimanuk, Pelabuhan Celukan Bawang Jadi Alternatif Penyeberangan Bali–Jawa

5 hours ago 4

Bali Tribune / ALTERNATIF - Menhub Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar melihat fasilitas di Pelabuhan Celukan Bawang untuk memastikan rencana pemerintah menjadikan sebagai pelabuhan alternatif Gilimanuk-Ketapang.

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah terus melakukan upaya untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana – Ketapang, Banyuwangi terutama saat menjelang idul fitri maupun natal dan tahun baru. Salah satunya dengan membuka jalur alternatif layanan penyeberangan guna mengurai kepadatan di lintas Gilimanuk–Ketapang. Salah satunya dengan membuka akses baru lewat Pelabuhan Celukan Bawang.

Untuk memastikan hal itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi beberapa waktu lalu meninjau Pelabuhan Celukan Bawang, sebagai tindak lanjut rencana pengembangan pelabuhan tersebut menjadi alternatif layanan penyeberangan Bali–Jawa.

Dalam kunjungan tersebut, Menhub didampingi Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Achmad Muchtasyar. Turut hadir Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat Kementerian Perhubungan.

Menhub Dudy Purwagandhi melihat sejumlah fasilitas pelabuhan, termasuk Dermaga Plengsengan dan Dermaga 3, untuk mengkaji kesiapan serta kebutuhan pengembangan infrastruktur pendukung operasional penyeberangan.

Dalam penjelesannya ia mengatakan kajian tersebut dilakukan setelah pemerintah mengevaluasi kepadatan kendaraan saat arus mudik Lebaran yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, di mana antrean di Pelabuhan Gilimanuk sempat mencapai sekitar 35 kilometer.

"Pelabuhan Celukan Bawang memiliki karakteristik yang mendukung operasional kapal roll on-roll off (Ro-Ro) serta lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai buffer zone kendaraan. Potensi ini menjadi salah satu solusi untuk membantu mengurai kepadatan penyeberangan Bali–Jawa," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar menegaskan pihaknya siap mendukung pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang sesuai arahan pemerintah. Menurutnya, meski awalnya dibangun untuk mendukung sektor energi, pelabuhan tersebut memiliki potensi besar dikembangkan sebagai pelabuhan penyeberangan maupun angkutan logistik.

"Kami akan segera menindaklanjuti hasil peninjauan ini dengan menyusun kajian teknis agar pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah," katanya.

Melalui sinergi Kementerian Perhubungan, Pelindo, Pemerintah Provinsi Bali, dan Pemerintah Kabupaten Buleleng, pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang diharapkan mampu menjadi pelabuhan alternatif yang memperkuat konektivitas Bali–Jawa, meningkatkan kualitas layanan transportasi laut, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan