Warga Diminta Tidak "Panic Buying" Bulog Bali Pastikan Stok Pangan Aman

4 hours ago 1

balitribune.co.id | Denpasar - Masyarakat diimbau tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan alias "panic buying"

“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional, khususnya di Bali, dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” tukas Pemimpin Wilayah BULOG Bali, Muhamad Anwar, di Denpasar, Selasa (10/3)

Menurut Anwar, stok pangan di Bali dalam kondisi aman, terutama menjelang dua hari besar keagamaan yang akan segera berlangsung, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng, ditambah kerja sama yang baik dari berbagai pihak seperti Satgas Pangan, pemerintah daerah, dinas terkait, dan para pemangku kepentingan lainnya, kami memastikan kebutuhan masyarakat Bali dapat terpenuhi,” jelasnya.

Selain beras dan minyak goreng, ketersediaan bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas sembako di Bali relatif stabil dan terkendali.

Perum BULOG memastikan ketersediaan pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Warga Bali pun diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau "panic buying", terutama menjelang hari besar keagamaan maupun di tengah dinamika situasi geopolitik global.

Apa yang diampaikan Anwar selaras yng disampaika Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa hingga awal Maret 2026 stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai BULOG mencapai sekitar 3,74 juta ton.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan posisi cadangan beras nasional yang sangat kuat. Bahkan, stok diproyeksikan terus meningkat seiring berlangsungnya masa panen di berbagai daerah serta kegiatan penyerapan gabah dan beras dari petani yang terus dilakukan BULOG.

“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, sekitar 3,74 juta ton. Dengan panen yang berlangsung di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, stok tersebut diperkirakan meningkat hingga mencapai kisaran 4,5 sampai 5 juta ton pada akhir Maret,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Senin (9/3).

Sejalan dengan kondisi nasional tersebut, Perum BULOG Kantor Wilayah Bali memastikan pasokan beras dan minyak goreng di Pulau Dewata tetap terjaga. Ketersediaan ini didukung sinergi berbagai pihak dalam menjaga stabilitas pangan daerah.

BULOG Bali bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, pelaksanaan program stabilisasi pangan, serta peningkatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor pangan di Provinsi Bali.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan