Resmikan Graha Wardhana: Kana Group Perkuat Ekonomi Lokal & Majukan Sektor Koperasi

2 weeks ago 27

SHNet, SURABAYA – Graha Wardhana, yang baru saja diresmikan di Surabaya, menjadi bukti komitmen dalam memajukan sektor industri dan koperasi di Indonesia. Peresmian gedung Graha Wardhana bertepatan dengan peluncuran dua proyek besar lainnya, yakni Pabrik Gula PT Rajagula Indonesia di Kediri dan Koperasi Kana Cabang Jambi.

Acara ini menggambarkan tekad memperkuat ekonomi lokal serta memajukan sektor koperasi yang semakin pesat perkembangannya. Peresmian Gedung Graha Wardhana dibuka dengan sambutan antusias dari Jonathan Danang Wardhana, President Commissioners Kana Group.

Dalam pidatonya, Jonathan mengungkapkan bahwa gedung ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol dari langkah besar yang akan menjadi pusat kolaborasi bagi sektor-sektor yang dikelola oleh Kana Group.

“Graha Wardhana akan menjadi pusat kegiatan strategis bagi Koperasi Kana, PT Kana Indonesia Industri, PT Indogula Jayabaya, dan PT Rajagula Indonesia. Di sini, kami akan mengembangkan berbagai program yang berfokus tidak hanya pada keuntungan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kualitas hidup,” ujar Jonathan dengan penuh optimisme.

Gedung ini dirancang sebagai pusat inovasi yang akan menghubungkan berbagai lini usaha dalam Kana Group. Hal ini diharapkan menciptakan peluang baru bagi sektor ekonomi lokal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dengan adanya Graha Wardhana, diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar perusahaan yang berada dalam naungan Kana Group, membuka lapangan pekerjaan, serta mempercepat perkembangan daerah sekitar.

Setelah acara peresmian gedung, fokus beralih ke Pabrik Gula PT Rajagula Indonesia yang terletak di Kediri. Kehadiran pabrik ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat industri gula domestik. Dae Taufic Ramadhan, Direktur Utama Rajagula Indonesia, dalam sambutannya menekankan bahwa pabrik ini tidak hanya akan meningkatkan pasokan gula domestik, tetapi juga memberdayakan petani lokal.

Jonathan Danang Wardhana, President Commissioners Kana Group saat memberikan sambutan. (Dok/SHNet).

“Dengan beroperasinya pabrik ini, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan gula domestik yang terus meningkat, sekaligus mempererat kemitraan dengan petani lokal. Kami ingin membantu meningkatkan hasil pertanian mereka dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar,” ungkap Dae Taufic Ramadhan.

Pabrik ini lebih dari sekadar pusat produksi; ia diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru serta menjadi pusat inovasi dalam industri gula yang berdampak positif pada perekonomian masyarakat.

Tak kalah penting, peresmian Koperasi Kana Cabang Jambi juga menjadi sorotan dalam acara ini. Pembukaan cabang baru di Jambi diharapkan dapat memperkuat sektor koperasi di wilayah tersebut dan memberikan masyarakat akses yang lebih luas untuk mengembangkan usaha mereka serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.

Ketua Koperasi Kana menjelaskan, “Kami melihat potensi besar di Jambi. Dengan kehadiran kami di sini, kami berharap dapat memberikan lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha mereka dan meningkatkan taraf hidup mereka.” Pembukaan cabang ini merupakan bagian dari upaya Kana Group untuk memperluas dampak positif koperasi di seluruh Indonesia dan mendukung inklusi ekonomi di berbagai daerah.

Irsyad Muchtar, Ketua Forum Koperasi Besar Indonesia, turut memberikan pandangannya mengenai peran Koperasi Kana dalam memajukan sektor koperasi Indonesia. “Koperasi Kana bukan koperasi biasa. Ini adalah koperasi yang bergerak di sektor riil, yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan ekonomi,” ujarnya.

Irsyad juga menekankan bahwa Koperasi Kana diisi oleh profesional berkompeten yang mampu menghadapi tantangan bisnis global. “Koperasi Kana tidak hanya mengandalkan model bisnis tradisional, tetapi juga memiliki tim yang terampil dan berpengalaman untuk bersaing di kancah global,” tambahnya.

Pernyataan ini menegaskan komitmen Koperasi Kana untuk terus berkembang, beradaptasi dengan pasar global, dan tetap menjaga prinsip koperasi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.  (Non)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan