Bali Tribune / PAMERAN - Wisatawan asing maupun pecinta seni fotografi antusias melihat puluhan foto hasil jepretan maestro fotografi asal Indonesia, Darwis Triadi di Sudakara ArtSpace Sudamala, Sanur, Denpasar.
balitribune.co.id I Denpasar - Maestro fotografi asal Indonesia, Darwis Triadi memilih mengadakan pameran foto di Bali ditengah persaingan dengan kecerdasan buatan (AI). Ia berharap, seni fotografi bisa dihargai seperti karya seni lainnya.
"Karena karya fotografi sepertinya bisa sejajar dengan karya yang lain kalau kita memang betul-betul coba mengarah ke sana," katanya saat membuka pameran fotografi dengan tema "a Portrait of Human", di Sudakara ArtSpace Sudamala Resort Sanur, Denpasar, Kamis (3/9/2026).
Ia mengakui adanya tantangan sebagai fotografer di zaman digital sekarang ini dimana orang-orang cenderung memanfaatkan kecanggihan teknologi AI.
"Buat saya kalau berbicara portrait kecuali kalau yang lainnya mulai lanskap atau apa pasti itu pengaruhnya besar sekali terhadap AI. Tapi kalau portrait enggak lho, karena ini kita bicara energi, interaksi kan tidak bisa diwakilin apalagi menyangkut segala sesuatu tentang ekspresi karena ekspresi tidak bisa diwakilin dengan teknologi," jelasnya.
Ia menyebutkan, diantara 40 foto yang dipamerkan ada yang paling berkesan yakni foto sosok kepala negara saat masih menjabat. "Sebetulnya ada satu hal saat saya memotret, salah satu kepala negara yang bisa saya buat sebagai art fotografi portrait, ya baru beliau yang lainnya kan terlalu formal," terang Darwis.
Pihaknya mengaku telah melakukan pameran fotografi sejak 45 tahun silam. Selama pameran di tempat lain, di Bali menurut dia sangat berkesan.
"Buat saya pameran di Bali itu suasananya lebih mengena. Makanya saya sangat suka pameran di Sanur karena suasana Sanur pas untuk pameran seni, ya juga (karena banyak wisatawan asing di Sanur), sebagai karya fotografi seni saya bilang suasana lebih mengena karena atmosfernya di Sanur lebih terasa," bebernya.
Melalui pameran fotografi ini yang berlangsung hingga 3 Oktober 2026, ia mengajak masyarakat untuk menikmati perayaan visual tentang sosok manusia, keunikan, emosi, serta keindahan yang hadir dalam kesederhanaan maupun dalam berbagai sisi. Darwis berharap fotografi semakin berkembang tanpa takut maupun khawatir dengan adanya teknologi AI.
Ia juga menggelar workshop fotografi eksklusif. Workshop ini menjadi kesempatan bagi para pencinta fotografi, fotografer pemula, maupun para profesional kreatif untuk belajar langsung dari salah satu maestro fotografi di Indonesia ini.
Para peserta akan diajak mendalami visual storytelling, artistic direction, serta proses kreatif yang telah membentuk perjalanan dan karya-karya Darwis Triadi selama puluhan tahun.
Commercial Director Sudamala Resorts, Wayan Suwastana mengatakan, memberikan ruang bagi pelaku seni untuk bertumbuh. "Seni bukan hanya sesuatu untuk dinikmati, tetapi juga memiliki kekuatan untuk menginspirasi, menghubungkan, dan mengajak kita melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda," ujarnya.















































