
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID --Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) menggelar lomba kuliner makanan lokal khas Wawonii. Giat ini diikuti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan se-Konkep di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Konkep.
Ketua TP-PKK Konkep, Ucha Nydia Ramadhani mengatakan lomba kuliner ini tidak hanya untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi upaya melestarikan serta mempromosikan makanan khas Pulau Wawonii.
“Kami ingin menghidupkan kembali makanan-makanan berbasis lokal, budaya dari Wawonii. Karena ini makanan asli Wawonii, dengan proses pengolahan yang masih tradisional. Seperti ayam lewe’olo, sayur rompio, sate burungo, dan beberapa menu khas lainnya,” ujar Ucha Nydia Ramadhani kemarin.
Ia menjelaskan, lomba ini menjadi ruang kreativitas bagi OPD dan kecamatan untuk mengkreasikan sajian tradisional agar tampil lebih menarik, tanpa meninggalkan cita rasa aslinya.
“Karena ini sifatnya lomba, jadi tergantung masing-masing OPD bagaimana mengkreasikan masakannya, memvariasikan semenarik mungkin,” tambahnya.
Dia mengungkapkan, penilaian lomba dilakukan dengan beberapa kriteria, mulai dari keanekaragaman menu, cita rasa, kebersihan, kerapian, aroma, hingga kreativitas. Untuk memudahkan penilaian, peserta dibagi menjadi dua kategori, yakni kelompok OPD dan kelompok kecamatan.
“Alhamdulillah semua ikut berpartisipasi, tidak ada yang absen. Antusiasme ini membuktikan bahwa kuliner lokal Wawonii masih sangat dijaga dan diminati,” katanya.
Istri Bupati Konkep itu berharap lomba kuliner ini dapat menjadi agenda rutin setiap peringatan HUT RI maupun kegiatan daerah lainnya. Ia menekankan, pelestarian kuliner lokal tidak hanya sebatas mempertahankan budaya, tetapi juga bagian dari mendukung ketahanan pangan daerah.
“Saya berharap masyarakat Wawonii tetap melestarikan budaya kita, khususnya kuliner lokal. Semoga hasil panen petani dan tangkapan nelayan bisa maksimal sehingga turut menopang ketahanan pangan di Konkep,” harapnya. (b/jib).(*)