KENDARIPOS. CO. ID -- Amerika Serikat (AS) dan Israel kian waspada. Satu persatu jet tempur rontok. Minggu (22/3/2026), militer Iran lagi-lagi berhasil mencegat jet tempur F-15 musuh. Kabar itu dilaporkan stasiun penyiaran pemerintah Iran, IRIB
"Satu jet tempur F-15 dicegat di lepas pantai selatan negara itu dekat pulau Hormuz, setelah itu dihantam rudal permukaan ke udara dari sistem pertahanan udara tentara Iran,” kata laporan itu seperti dikutip dari Sindonews. com, Senin (23/3/2026).
Namun Iran belum memastikan kondisi pesawat tempur itu. Saat ini, militer Iran sedang menyelidiki nasib jet tempur musuh tersebut.
Tidak hanya membidik jet tempur, Iran juga menarget pangkat militer dan fasilitas strategis Israel. Salah fasilitas nuklir di wilayah Dimona,Israel Selatan. Menurut laporan media Israel, sekitar 50 orang terluka.
Laporan menyebutkan adanya serpihan yang jatuh dari pencegatan di Dimona, Israel selatan, rumah bagi pusat penelitian nuklir negara itu, menurut laporan Channel 12 Israel.
"Jatuhnya serpihan dari pencegatan telah dilaporkan di Dimona," kata layanan berita saluran tersebut.
TV pemerintah Iran mengatakan serangan itu adalah balasan terhadap serangan sebelumnya di situs nuklir Natanz. Militer Israel mengkonfirmasi "dampak langsung rudal Iran" pada satu bangunan di kota itu yang menampung fasilitas penelitian nuklir, menurut laporan AFP.
IDF menyatakan sedang menyelidiki kegagalan mencegat rudal balistik Iran yang menghantam Dimona. Serangan itu sempat terekam kamera warga dan mengakibatkan kebakaran besar.


















































