Dishub Tabanan Siap Lanjutkan Program Trans Siswa, Armada Akan Dilengkapi GPS

5 hours ago 4

Armada trans siswa tabanan

Bali Tribune / GPS - Satu armada Trans Siswa sedang beroperasi di jam pulang sekolah murid SMP di Tabanan, direncanakan armada angkutan gratis bagi murid SMP itu akan dilengkapi dengan GPS

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan sedang mempersiapkan kelanjutan program Trans Siswa di 2026. Saat ini, program itu masih di tahap persiapan yang disertai kajian terhadap usulan trayek baru yang dimohonkan sejumlah sekolah. Dishub sedang memertimbangkan kemungkinan melengkapi armada angkutan gratis bagi murid SMP itu dengan GPS.

Kepala Dishub Tabanan I Made Murdika menjelaskan bahwa secara teknis terdapat beberapa aspek yang perlu dikaji secara mendalam dalam tahap persiapan ini. Pihaknya kini tengah berfokus pada permohonan trayek baru dari sejumlah sekolah agar layanan antar jemput siswa SMP tersebut dapat menjangkau wilayah yang lebih luas. "Di tahun 2026 ini ada lima permohonan (trayek dari beberapa sekolah, -red),"ujar Murdika, Kamis (26/3/2026).

Sekolah yang mengajukan usulan tersebut meliputi SMPN 3 Marga, SMPN 3 Selemadeg Timur, SMPN 2 Selemadeg, SMPN 2 Kediri, dan SMPN 3 Kediri. Adanya usulan baru ini dipastikan akan berdampak pada penambahan jumlah trayek secara keseluruhan serta total armada yang dibutuhkan selama 2026. 

Selain perluasan jangkauan, Dishub juga sedang mempertimbangkan penggunaan teknologi GPS di setiap armada untuk memastikan transparansi operasional. Penggunaan GPS dipandang penting untuk mengawasi ketepatan waktu, ketersediaan layanan, dan memastikan kesesuaian antara klaim biaya dengan jarak tempuh riil armada dalam satuan kilometer. Sekarang sedang dipikirkan untuk menggunakan GPS. "Apa nanti ini bisa direalisasikan di tahun ini. Apakah nanti sewa atau beli," jelasnya.

Jumlah armada di 2026 baru akan diputuskan setelah seluruh kajian persiapan rampung dilakukan. Sebagai perbandingan, pada 2025 terdapat 242 armada yang dikerahkan, dan jumlah ini berpotensi meningkat jika lima usulan trayek baru tersebut diakomodasi. "Akan terjawab setelah kajian selesai. Pastinya (kebutuhan armada) bertambah kalau (lima usulan trayek baru) diakomodasi," imbuh Murdika.

Untuk mendukung keberlangsungan program layanan publik ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah menyiapkan alokasi anggaran melalui APBD sekitar Rp 10 miliar. Mengenai target operasional, Dishub masih harus merampungkan kajian dan evaluasi yang sedang berjalan saat ini. Serta, yang tidak kalah pentingnya, menunggu penyelesaian proses lelang untuk menentukan operator yang akan menjalankan layanan tersebut. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan