Cegah Kelangkaan LPG, Polda Bali Cek Distributor

10 hours ago 5

Cek LPG

Bali Tribune/CEK LPG – Personel Polda Bali saat mengecek keberadaan gas LPG di PT. Mirah di Jalan Sekar Tunjung, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Kamis (5/3/2026).

balitribune.co.id I Denpasar - Personel Polda Bali yang terlibat dalam Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) Agung 2026 terus bergerak memastikan stabilitas kebutuhan masyarakat menjelang hari raya keagamaan. Salah satunya dengan melakukan patroli dan pengecekan ke distributor gas LPG di PT. Mirah di Jalan Sekar Tunjung, Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan dipimpin oleh AKBP I Gusti Agung Purnama Wirahadi dengan melibatkan 16 personel gabungan dari satuan Brimob, Lalu Lintas, Polairud, Samapta, dan Pamobvit. Dalam kunjungan itu, personel kepolisian melakukan dialog dengan karyawan PT. Mirah dan petugas mengingatkan para pekerja agar selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja, khususnya dalam penanganan tabung gas LGP. Polisi menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya, seperti kebocoran tabung gas yang dapat memicu kebakaran dan membahayakan keselamatan pekerja maupun masyarakat sekitar. Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan dan harga jual gas LPG. 

Hasil pemantauan menunjukkan stok LPG ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram masih dalam kondisi aman dan harga tetap stabil. Gasukuran 3 Kg dijual seharga Rp18.000 per tabung, sementara ukuran 12 Kg berada di kisaran Rp215.000 per tabung. "Polisi juga memastikan di PT Mirah tidak ada praktik ilegal seperti pengoplosan gas LGP yang dapat merugikan masyarakat dan membahayakan keselamatan konsumen," ungkapnya.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy menegaskann bahwa pengawasan distribusi elpiji menjadi salah satu fokus pengamanan menjelang hari raya keagamaan. Menurutnya, kelangkaan gas elpiji dapat berdampak luas bagi kehidupan masyarakat. “Gas LPG merupakan kebutuhan vital rumah tangga dan pelaku usaha kecil. Jika sampai terjadi kelangkaan, dampaknya bisa sangat besar, mulai dari terganggunya aktivitas memasak di rumah tangga, terhambatnya usaha kuliner, hingga berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat, terlebih saat momentum hari raya ketika kebutuhan meningkat,” ujarnya.

Karena itu, Polda Bali terus melakukan patroli dan pengawasan terhadap jalur distribusi elpiji guna mencegah praktik pengoplosan, maupun penyalahgunaan distribusi yang dapat merugikan masyarakat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi tindak kriminal terkait distribusi gas LPG. “Apabila masyarakat mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan atau tindak kriminal lainnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, segera laporkan melalui layanan call center Polri di nomor 110. Layanan tersebut dapat diakses selama 24 jam dan tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Dikatakan mantan Kabid Humas Polda NTT ini, melalui kegiatan patroli ini, Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, bekerja siang dan malam memastikan kebutuhan vital tetap tersedia, aman, dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan