balitribune.co.id | Gianyar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar terus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui program Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan tema “Bangkit Merajut Kemandirian Menuju Kesejahteraan yang Berkelanjutan.”
Pada kegiatan tersebut BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, manfaat program bagi pekerja, serta mendorong masyarakat yang belum terlindungi untuk segera menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menggali potensi kepesertaan di wilayah Kabupaten Gianyar khususnya pekerja Bukan Penerima Upah (BPU), pekerja sektor informal, pelaku UMKM, petani, pedagang, serta kelompok pekerja lainnya yang memiliki risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar, Venina mengatakan bahwa perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan kebutuhan penting bagi setiap pekerja, termasuk pekerja rentan yang memiliki risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya.
“Melalui Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini, kami ingin terus meningkatkan literasi masyarakat bahwa setiap pekerja memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan. Risiko dalam bekerja dapat terjadi kapan saja, sehingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk memberikan rasa aman dan menjaga keberlangsungan kesejahteraan pekerja maupun keluarganya,” ujar Venina di sela-sela kegiatan bersama Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Gianyar digelar di Balai Budaya Gianyar, Kamis (27/8/2026).
Mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen Gerakan PKK dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan keluarga.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM)dan Jaminan Hari Tua (JHT) secara simbolis kepada ahli waris dari I Gusti Nyoman Yasa dengan total Rp80.545.550.
Almarhum sebelumnya terdaftar peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai Anggota DPRD Kabupaten Gianyar dan Prajuru Desa Adat Bona Kecamatan Blahbatuh. Jadi almarhum terdaftar 2 kepesertaan segmen Penerima Upah (PU) sehingga manfaat JKM juga diterima 2 kali Rp42 juta dikurangi biaya pemakaman Rp10 juta.
Menurut Venina kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperluas cakupan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. “Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Gianyar dan seluruh pihak yang telah bersama-sama mendorong gerakan sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang memahami manfaat jaminan sosial dan semakin banyak pekerja yang terlindungi,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir untuk memberikan informasi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran bahwa perlindungan jaminan sosial merupakan bagian penting dalam mewujudkan pekerja yang lebih berdaya, mandiri, dan sejahtera secara berkelanjutan.
BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan guna mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan yang semakin inklusif dan terlindungi.


















































